Bagaimana Cara Perekrut Menyeleksi Resume/CV?

Bagi kita yang sedang berada di tingkat 3 atau 4 masa kuliah, sudah sewajarnya kita mulai melihat dan mencari pekerjaan yang sesuai dengan cita-cita dan harapan kita. Kita jadi rajin untuk melihat-lihat website karir, datang ke pameran pekerjaan, atau mulai menghubungi teman-teman kita yang bekerja di tempat yang kita inginkan. Kita mulai menyiapkan resume (apa perbedaan resume dengan CV?) untuk melamar di pekerjaan yang kita inginkan. Namun sebelum membuat resume, ada baiknya kita mengetahui 3 cara pendaftaran kerja sehingga kita bisa lebih sukses dalam membuat resume.

1. Pendaftaran melalui email
Beberapa perusahaan meminta pelamar untuk mengirimkan resume-nya melalui email dengan sebuah format penulisan. Biasanya format terdiri atas nama, universitas, posisi yang dilamar, dan IPK. Dengan cara penulisan seperti ini, biasanya sebelum resume pelamar dibaca, perekrut sudah terlebih dahulu “membuang” pelamar yang memiliki latar belakang universitas atau IPK yang diharapkan. Memang terdengar kejam, tapi itulah cara paling cepat menyeleksi ribuan email pelamar yang masuk setiap harinya.

2. Pendaftaran melalui pengisian formulir online
Saat ini hampir seluruh pendaftaran kerja menggunakan formulir online. Tentunya formulir online sangat memudahkan perekrut untuk menyeleksi pelamar. Dengan adanya sistem komputer, perekrut dapat membuat program untuk menyaring pelamar yang berasal dari universitas tertentu atau IPK tertentu untuk diproses lebih lanjut. Sayangnya untuk pelamar dari universitas atau IPK yang tidak favorit, tentunya sulit untuk menjadi prioritas utama. Sekali lagi, sebelum resume kita dibaca, kita bisa akan terlebih dahulu disaring oleh nama universitas dan IPK.

3. Pendaftaran langsung pada career fair
Berbeda dari 2 cara di atas, pada pendaftaran lowongan kerja yang langsung di career fair, perekrut akan melihat resume lembaran yang kita serahkan terlebih dahulu tanpa filter seperti dua cara di atas. Bagi kita yang berasal dari universitas kurang favorit atau IPK yang pas-pasan, pendaftaran langsung merupakan cara yang paling strategis untuk menonjolkan kemampuan dirinya, terlepas dari mana universitasnya dan IPKnya.

Universitas dan IPK favorit tentunya berbeda bagi setiap perusahaan yang dilamar, jadi di satu sisi kita jangan menjadi minder dahulu sebelum mendaftar, dan di sisi lain, kita harus tahu posisi kita agar peluang kita diterima lebih besar.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

wpChatIcon
Scroll to Top